You are currently browsing the monthly archive for Oktober 2008.
Tak lama setelah Layla dan Majnun meninggal, ada seorang sufi bermimpi melihat Majnun hadir di hadapan Tuhan. Majnun terbelai di sisi-Nya dengan penuh kasih sayang dan kehangatan. Tuhan pun berkata kepada Majnun: ”Tidakkah engkau malu memanggil-manggilku dengan nama Layla, sesudah engkau meminum anggur Cinta-Ku?”




Komentar Terakhir